PREDATOR.NEWS.COM, BALANGAN – Bupati Balangan H Abdul Hadi secara resmi melepas keberangkatan 214 jemaah calon haji asal Kabupaten Balangan di halaman Masjid Agung Al-Akbar Balangan, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.
Suasana haru dan penuh khidmat mewarnai prosesi pelepasan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 16 bersama jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hadi menyampaikan rasa syukur karena para jemaah akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah.
Ia juga berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kembali ke daerah dengan predikat haji mabrur.
“Alhamdulillah tahun ini kembali memberangkatkan jemaah calon haji asal Balangan.
Semoga seluruh jemaah selalu diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, serta kembali ke daerah dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Abdul Hadi.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi, mengingat seluruh rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina dan daya tahan tubuh yang baik.
“Jaga kondisi tubuh, pola makan, istirahat yang cukup dan tetap menjaga kekompakan sesama jemaah. Kami juga titip doa terbaik untuk Kabupaten Balangan agar selalu diberikan keberkahan dan dijauhkan dari segala musibah,” pesannya.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para tamu Allah tersebut, Pemkab Balangan turut memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar, termasuk koordinasi pendampingan jemaah hingga menuju Asrama Haji Banjarmasin.
Usai pelepasan, Abdul Hadi bersama Wakil Bupati Balangan, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Balangan, Ketua GOW Balangan serta jajaran pejabat lainnya tampak menyalami satu per satu jemaah sebelum menaiki bus.
Ketua rombongan, Rahmadi menjelaskan, total jemaah dalam Kloter 16 berjumlah 360 orang, terdiri dari 214 jemaah asal Balangan dan 146 jemaah asal HSU.
Ia menyebut para jemaah nantinya akan menempati pemondokan di Sektor 10 Aziziah Al-Hidayah Tower, Mekkah, yang berjarak sekitar 13 kilometer dari Masjidil Haram.
Selain itu, para jemaah juga akan didampingi tim pembimbing dan tenaga kesehatan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar.
*/ Editor : Iyus
