Gubernur Agustiar Sabran beserta rombongan saat kunker di SMA 1 Puruk Cahu (foto:Maya)
PREDATOR.News, PURUKCAHU- Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Murung Raya, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengunjungi SMA Negeri 1 Puruk Cahu dan sekaligus membuka kegiatan Pasar Murah di sekolah tersebut,senin (17/11/2025).
Tampak mendampingi Gubernur, antara lain Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kabinda Provinsi Kalteng Marsma Muhammad Nur, Bupati Murung Raya Heriyus, Kepala DPRD Mura Rumiadi, para Forkopimda dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah.
Pasar Murah dilaksanakan dalam rangka stabilisasi harga barang kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi daerah, serta untuk membantu masyarakat menengah ke bawah membeli bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"Kegiatan Pasar Murah ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari,” kata Gubernur Agustiar Sabran.
Pasar Murah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Puruk Cahu dengan jumlah paket Sembako yang disediakan sebanyak 300 paket. Setiap paket, terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 1 kg, dan minyak goreng 2 liter dengan harga jual per paket sebesar Rp 147.500.
Setiap paket mendapat subsidi dari Pemprov Kalteng sebesar Rp 132.500, sehingga masyarakat dapat menebusnya dengan harga Rp 15.000. Namun, pada Pasar Murah kali ini, Gubernur menggratiskan paket bantuan pangan tersebut.
Selain membuka pasar murah, dalam kunjungannya di Sekolah SMA 1 Puruk Cahu, Gubernur juga meninjau fasilitas layanan pendidikan digitalisasi serta pemeriksaan Kesehatan gratis bagi Pelajar yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para siswa-siswi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Gubernur Agustiar Sabran juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya pendidikan khususnya bagi bagi pemuda-pemudi Kalteng di Kabupaten Murung Raya.
Pejabat yang pernah menjadi Anggota DPR RI ini berpesan kepada para siswa untuk patuh dan tunduk pada guru-guru. Para siswa, menurutnya, harus punya kemauan dan kesadaran untuk membawa perubahan.
"Generasi muda di Kalteng harus mempunyai pikiran dan perilaku yang baik, menjauhi Narkoba, dan menjauhi pergaulan bebas.
“Harus punya mindset, karakter, attitude,kuncinya di kita, di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin,” tegasnya.
Penulis : Mei
Editor : Mercurius


Tidak ada komentar: