Setelah Mengejutkan dengan Tembang Death Metal di Semifinal, Ignacia Fernández Juara Miss World Chile 2025

Ignacia Fernández saat semi final mengejutkan tembang beraliran death metal (Foto Instagram @ignacia.fdez) 

PREDATOR.News,SANTIAGO DE CHILE— Setelah sempat mengejutkan publik dengan membawakan tembang beraliran death metal di babak semifinal, Ignacia Fernández akhirnya dinobatkan sebagai juara Miss World Chile 2025. 

Dilansir Planetberita.com, Vokalis band death metal Decessus itu kini bersiap mewakili negaranya di ajang Miss World dan Miss Universe tahun depan.

“Saya tidak bisa lebih bahagia dan lebih bersyukur lagi,” tulis Fernández di media sosial usai penobatan.

“Saya menerima tantangan indah ini dengan seluruh energi dan hati untuk mewakili negara saya sebaik mungkin. Saya berjanji akan memberikan yang terbaik, dengan semangat, kerja keras, dan tujuan. Terima kasih atas pengakuan dunia terhadap suara saya — sepotong jiwa saya yang terus menginspirasi untuk tumbuh dan bermimpi besar. Mari kita berjuang sampai akhir, Chile… demi mahkota itu!”

Penampilan Fernández di semifinal sempat menjadi viral di media sosial. 

Dengan gaun elegan dan rambut terurai, ia membawakan lagu death metal karya band-nya sendiri, menampilkan growl bertenaga tinggi yang memukau sekaligus mengejutkan para juri.

Band Decessus yang ia bentuk pada 2020 bersama Martín Fénix (drum) dan Jaime Pepe (bass) telah dikenal di kancah musik metal internasional. 

Mereka pernah tampil di berbagai festival di Finlandia dan Jerman, serta menjadi pembuka konser band-band besar seperti Insomnium, Jinjer, hingga Epica di Santiago pada September 2024.

Dalam wawancara dengan Las Últimas Noticias, Fernández mengaku sempat cemas aksinya akan dipandang aneh oleh publik.

“Televisi sering membuat orang jadi bahan lelucon,” katanya. “Namun lagu yang saya bawakan adalah karya band saya sendiri. Itu pekerjaan saya, hidup saya.”

Fernández juga menjelaskan bahwa teknik vokal ekstrem yang digunakannya memerlukan latihan serius dan disiplin tinggi. “Saya belajar lebih dari dua tahun dengan bantuan spesialis THT dan terapis wicara. 

Sebelum tampil, saya selalu melakukan pemanasan 15–30 menit agar pita suara saya aman,” ungkapnya.

Kemenangan Ignacia Fernández menjadi bukti bahwa keberanian untuk tampil berbeda bisa membuka jalan menuju panggung tertinggi.

Dari lantunan death metal ke mahkota kecantikan, Fernández kini menjadi simbol keberagaman dan kekuatan perempuan yang tak takut menembus batas.

*/ Editor :  Iyus 


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.