Resmikan Kantor Baru, GOR, dan Wisata Pasir Putih, Heriyus Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Bupati Heriyus Resmikan Tiga Sarana dan Prasarana di DKOP (foto: Maya)


PREDATORNews,PURUK CAHU – Bupati Murung Raya Heriyus meresmikan tiga sarana dan prasarana di lingkungan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP), yakni gedung kantor baru DKOP, gedung olahraga (GOR) fitness, serta launching objek wisata Pasir Putih, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus mengatakan pembangunan sarana dan prasarana oleh pemerintah daerah bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, efisiensi kinerja birokrasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi aparatur sipil negara (ASN).

Selain itu, pembangunan tersebut juga dimaksudkan untuk memperbarui infrastruktur yang sudah mengalami penurunan fungsi agar kembali optimal dalam mendukung tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, setiap kegiatan yang melibatkan pemuda di dalamnya, maka pemerintah wajib memberikan dukungan,” ujar Heriyus.

Pemerintah daerah, lanjut Heriyus, juga membangun sarana dan prasarana olahraga seperti GOR dan pusat kebugaran fitness center indoor dengan tujuan utama meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas fisik yang representatif, aman, dan dapat dimanfaatkan kapan saja.

Sementara itu, pembangunan sarana dan prasarana objek wisata bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan melalui peningkatan kenyamanan dan aksesibilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta meningkatkan kualitas hidup penduduk melalui perbaikan infrastruktur.

“Tiga sarana dan prasarana di DKOP yang baru diresmikan ini seluruh anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Murung Raya,” kata Heriyus.

Ia juga berpesan kepada OPD penerima manfaat, dalam hal ini DKOP, agar dapat memanfaatkan sarana dan prasarana tersebut secara maksimal sehingga mampu meningkatkan pelayanan publik, kinerja ASN, serta ke depan diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan PAD melalui pengelolaan yang baik dan teratur.

Bupati Heriyus saat memotong pita peresmian taman wisata pasir putih(foto: Maya) 

Heriyus juga menyampaikan, berdasarkan laporan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, masih terdapat beberapa kendala dalam pembangunan sarana dan prasarana penunjang. Salah satunya disebabkan oleh pemangkasan dana transfer ke daerah oleh pemerintah pusat yang mencapai sekitar 40 persen dan hampir merata di seluruh Indonesia.

“Oleh karena itu, pada tahun 2026 kita masih harus mengurangi belanja pembangunan atau fisik, tetapi tetap fokus pada kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Heriyus.

Ia menambahkan, saat ini daerah dituntut untuk mampu menjalankan roda pemerintahan dengan anggaran yang terbatas. Karena itu, seluruh OPD diharapkan memiliki inovasi program dan kegiatan yang berbasis kemandirian ekonomi, sehingga ke depan tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer pusat.

“Pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan harus diarahkan pada pengelolaan potensi lokal, peningkatan peran publik, dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Heriyus juga menyerahkan bantuan berupa tujuh unit sepeda motor Viar kepada kelompok tani di tujuh desa sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian.

Penulis : Maya

Editor   : Mercurius

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.