-->

Notification

×

Iklan

 


Iklan

 


MV Mauhau Tiba di Trisakti, 15 Korban KM Virgo Transport 8 Selamat dan 1 Meninggal

Senin, 14 September 2026 | 16:00 WIB | 0 Last Updated 2026-09-14T08:00:26Z



EVAKUASI KORBAN – Suasana evakuasi korban KM Virgo Transport 8 dari MV Mauhau setibanya di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (14/9/2026) pagi. (foto:istimewa)


PREDATOR.News, BANJARMASIN– Operasi pencarian dan pertolongan korban KM Virgo Transport 8 kembali membuahkan hasil. 


Kapal MV Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (14/9/2026) pagi, membawa 16 korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi kecelakaan.


Dari 16 korban tersebut, 15 orang dilaporkan selamat, sedangkan satu korban meninggal dunia.


Begitu kapal bersandar, para korban langsung mendapat penanganan dari tim kesehatan yang telah bersiaga di Pelabuhan Trisakti. Sementara korban meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut.


Kedatangan MV Mauhau menambah jumlah korban KM Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi ke Banjarmasin. 


Sebelumnya, MV Haida membawa 69 korban selamat dan KN SAR Laksmana 241 membawa satu korban selamat lainnya.


Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi saat kapal dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. 


Kapal yang tercatat membawa 243 orang dalam manifes tersebut sebelumnya dilaporkan menghadapi cuaca buruk hingga akhirnya terbalik di perairan Laut Jawa.


Laporan hilang kontak kapal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA, setelah kapal dilaporkan tidak dapat dihubungi sejak sekitar pukul 02.00 WITA.


Pencarian Terus Diperluas

Operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan dengan mengerahkan kekuatan laut dan udara.


Sejumlah unsur SAR dikerahkan, di antaranya Helikopter HR-3601, KN SAR Laksmana 241, KN SAR 249 Permadi, KRI Nala dan KN Kunyit. Operasi juga melibatkan TNI AL, instansi terkait serta berbagai potensi SAR lainnya.


Area pencarian diperluas untuk menyisir kemungkinan keberadaan korban yang masih belum ditemukan.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan seluruh sumber daya terus dioptimalkan untuk mendukung operasi tersebut.

“Kami mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada dalam operasi ini. Keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan operasi SAR,” kata Putu.


Hingga Senin pagi, tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. 


Setiap informasi mengenai keberadaan korban terus ditindaklanjuti, sementara para korban yang berhasil dievakuasi dibawa ke Banjarmasin untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.


*/Editor : Iyus

×
Berita Terbaru Update