-->

Notification

×

Iklan

 


Iklan

 


Baznas RI Buka Program Madrasah Layak Belajar 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:30 WIB | 0 Last Updated 2026-10-25T08:56:08Z



Peluncuran Program Madrasah Layak Belajar 2026 di Kantor Baznas RI,Jakarta.(Foto: Dok -bBaznas RI/Humas) 


PREDATORNews, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS).


Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, survei indikator politik indonesia menunjukkan 38 persen responden menempatkan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan sebagai prioritas. 


"Tingkatnya mencapai 38% dari total responden artinya kebutuhan siswa-siswi madrasah untuk bisa mendapatkan tempat belajar yang nyama dan baik yang bisa mendorong semangat untuk belajarnya itu adalah madrasah yang layak yang nyaman, "tutur Zainut usai peluncuran program Madrasah layak belajar di Jakarta,Rabu (21/10/2026). 


Zainut juga membandingkan kondisi kelayakan sekolah di bawah kementerian pendidikan dasar dengan Madrasah di bawah Kemenag. Menurutnya, kesenjangan tersebut menjadi alasan kuat agar program renovasi terus diperluas. 


Dari 100 persen untuk pendidikan yang dikelola oleh sekolah di bawah kementerian pendidikan dasar itu 80 persen layak dan sangat layak sementara yang 20 persen kurang layak. 


Sementara yang dibawah kementerian agama madrasah-madrasah itu terbalik yang 80 persen itu tidak layak yang 20 persen layak, "jelas Zainut. 


Ia berharap, Madrasah layak belajar menjadi program unggulan baznas sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam pembenahan fasilitas pendidikan madrasah. 


Sementara itu, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan Baznas RI, Idy Muzayyad menjelaskan, program ini selaras dengan maqashid syariah, yakni menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlangsungan pendidikan dan menjaga jiwa (hifz al-nafs) melalui ruang belajar yang aman.


"Dalam skala nasional, melalui program ini, Baznas turut mendukung SDGs Tujuan 4 (pendidikan berkualitas) dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang pembangunan sumber daya, " ujarnya.


Program ini juga melanjutkan capaian periode tahun 2024-2025, dimana Baznas RI juga telah membantu 2.000 madrasah yang tersebar di 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota, termasuk 409 madrasah di wilayah prioritas kemiskinan ekstrem. 


"Melalui program ini, Baznas akan memberikan bantuan sebesar Rp25 juta per madrasah, bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Nominalnya sebanyak 25 juta per Madrasah kali ini untuk tahun 2026 kita mengalokasikan untuk 700 madrasah yang totalnya berarti angkanya adalah 17, 5 miliar," pungkas Idy Muzayyad. 


*/  : Maya














×
Berita Terbaru Update