Roxas Yohanes dan istri metalhead asal Kapuas, Kalimantan Tengah berpose dengan Ganjar Pranowo, Gubenur Jawa Tengah waktu itu dan mantan Calon Presiden ketika menghadiri gelaran Jogracokarta tahun 2020 dengan Headliner Whitesnake dan Scorpion (Foto dokumen pribadi )
PREDATOR.News, YOGYAKARTA – Kabar batalnya Helloween sebagai headliner Jogyarockarta 2025 sempat membuat lini masa metalhead Indonesia riuh.
Pihak penyelenggara memastikan pembatalan itu terjadi karena Michael Kiske, vokalis utama Helloween, mendapat instruksi istirahat total dari dokter setelah mengalami gangguan kesehatan pada rangkaian tur terakhir mereka di Eropa.
Namun demikian, keputusan tersebut tak menyurutkan semangat metalhead dari Kalimantan untuk tetap hadir di salah satu gelaran rock tahunan terbesar di Indonesia itu yang digelar selama dua hari 6 dan 7 Desember 2025.
Roxas Yohanes: Tetap Berangkat Meski Idola Batal Tampil
Roxas Yohanes, metalhead asal Kapuas, Kalimantan Tengah, menegaskan ia tetap terbang ke Yogyakarta.
Roxas memang dikenal sebagai penggemar setia event rock internasional, selalu hadir di festival besar mana pun.
“Sayang memang Helloween batal, tapi di Day 1 masih ada Ugly Kid Joe. Lalu Day 2 ada Loudness dan Anthrax — dua legenda hidup. Masa dilewatkan?” ujarnya semangat dihubungi via WhatsApp, Rabu (3/12/2025)
Biasanya Roxas datang bersama istri tercinta.
Namun kali ini, ia mengatakan akan ber-headbang sendirian, bersatu dengan ribuan metal militia dari seluruh Indonesia di Stadion Kridosono.
“Sendiri juga tidak masalah. Di Kridosono semua saudara,” tambahnya.
Deny Btak: Pilih Refund karena Ingin Lihat Formasi Kiske–Deris
Berbeda dengan Roxas, Deny Btak, metalhead asal Palangkaraya, memutuskan untuk melakukan refund tiket.
Alasan utamanya sederhana: ia datang hanya untuk menyaksikan Helloween dengan formasi reuni, yakni Michael Kiske dan Andy Deris tampil bersama.
“Yang saya tunggu ya duet Kiske–Deris. Kesempatan langka. Kalau tanpa itu, ya saya refund,” jelasnya.
Meski begitu, Deny mengaku tetap mendukung penuh penyelenggaraan Jogyarockarta dan berharap Helloween bisa dijadwalkan kembali di tahun mendatang.
Kusnadi dari Banjarmasin: Loudness–Anthrax Sudah Cukup
Di sisi lain, Kusnadi, metalhead asal Banjarmasin, memastikan ia akan tetap berangkat.
“Kan di hari kedua ada Loudness dan Anthrax, dua grup legendaris juga. Kita kan hidup di zaman itu,” ujarnya sambil tertawa.
Menurut pekerja swasta yang rencananya akan naik kapal laut itu kehadiran dua band tersebut sudah lebih dari cukup untuk membuat perjalanan ke Yogyakarta tetap layak dilakukan, terlepas dari batalnya Helloween.
Deretan Band Indonesia Pengguncang Panggung
Selain line-up internasional, Jogyarockarta 2025 juga akan diramaikan deretan band rock Indonesia yang siap mengguncang panggung Kridosono.
Di hari pertama—seperti tahun-tahun sebelumnya—beberapa nama rock dan metal nasional akan membuka festival seperti Jamrud, Kaisar, Rolland Band Andromeda dihari pertama, disusul unit-unit cadas lainnya pada hari kedua yang selalu menjadi pemanasan panas sebelum band internasional naik panggung.
Gelora Metal Militia Tak Padam
Meski tanpa Helloween, gelaran Jogyarockarta 2025 dipastikan tetap berlangsung megah. Ribuan metalhead dari seluruh penjuru Nusantara sudah menyiapkan perjalanan mereka menuju Yogyakarta.
Bagi para pecinta musik keras, festival bukan hanya urusan line-up, melainkan ruang berkumpulnya saudara satu frekuensi.
Dan bagi banyak metalhead Kalimantan—seperti Roxas Yohanes dan Kusnadi—semangat itu jauh lebih besar daripada satu nama yang batal tampil.
Penulis/ Editor : Iyus

Tidak ada komentar: