TAMASYA di Murung Raya, Dina Maulidah Dorong Pengasuhan Anak Berkualitas bagi Ibu Bekerja



Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah, S.H.I. (foto: istimewa)

PREDATOR.News, , PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui DP3A DALDUKKB bersama TPA (Tempat Penitipan Anak) BEEKIDS Daycare baru-baru ini menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Program ini hadir sebagai respons atas perubahan sosial dan ekonomi yang menuntut perempuan untuk berperan aktif di dunia kerja tanpa mengabaikan hak dan kebutuhan anak.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan dukungan penuh sekaligus apresiasi atas peluncuran program TAMASYA yang dinilai sebagai ruang tumbuh kembang anak yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Dina menilai, TAMASYA merupakan bagian penting dari sistem pengasuhan anak yang aman, nyaman, dan berkualitas, serta menjadi solusi bagi pekerja perempuan agar tetap produktif tanpa mengorbankan kualitas pengasuhan.

“Program TAMASYA merupakan sebuah inisiatif strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas pengasuhan anak secara nasional, khususnya di lingkungan kerja,” ujar Dina, Selasa (10/2/2026).

Ia menegaskan pentingnya peran ibu bekerja dalam menjaga kesejahteraan keluarga tanpa harus mengorbankan kualitas pengasuhan anak. 

Menurutnya, program TAMASYA menjawab kebutuhan keluarga modern, terutama di wilayah dengan aktivitas industri yang menjadi tulang punggung perekonomian.

Program ini menargetkan sektor-sektor dengan tingkat partisipasi ibu bekerja yang tinggi, seperti perkantoran dan perusahaan, yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas pengasuhan anak yang memadai.

“Saya secara pribadi maupun sebagai Wakil Ketua DPRD Murung Raya sangat mendukung program TAMASYA ini. Program ini memungkinkan ibu-ibu yang bekerja tetap menjalankan peran pengasuhan secara optimal sekaligus menjaga kesejahteraan keluarga,” ujar Dina yang juga menjabat sebagai Ketua Forum PUSPA Murung Raya.

Dina berharap, program TAMASYA dapat menjadi katalisator dalam peningkatan kualitas keluarga Indonesia secara menyeluruh. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek pengasuhan, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia kerja dan keluarga agar tercipta keseimbangan yang harmonis antara kewajiban pekerjaan dan tanggung jawab mengasuh anak.

Penulis : Mei

Editor   :  Iyus

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.