Pj Sekda Murung Raya Sarwo Mintarjo saat membuka kegiatan sosialisasi (foto: Maya)
PREDATORNews, PURUK CAHU - Pemerintah kabupaten Murung Raya melalui Dinas Kesehatan Murung Raya melaksanakan sosialisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) puskesmas di aula Dinas Kesehatan setempat, rabu (8/04/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat di bidang kesehatan.
Bupati Murung Raya Heriyus, melalui Pj Sekda Mura Drs. Sarwo Mintarjo saat membuka kegiatan sosialisasi mengatakan ,dalam RPJMD kabupaten Murung Raya tahun 2025-2029 telah ditetapkan arah pembangunan daerah adalah "Terwujudnya Murung Raya HEBAT,semakin maju dan semakin Sejahtera menuju Murung Raya emas tahun 2030".
Visi Ini bukan sekedar slogan, tetapi merupakan komitmen besar pemerintah daerah untuk memastikan bahwa seluruh pembangunan termasuk sektor kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, "kata Sarwo.
Dalam RPJMD Kabupaten Murung Raya tahun 2025-2030 salah satu misi utama adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas merata dan berkeadilan.
"Oleh karena itu transformasi pelayanan kesehatan khususnya di tingkat Puskesmas menjadi agenda strategis dan prioritas daerah," ujar Sarwo.
Sarwo juga meminta kepada seluruh pihak terkait, terutama kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan pembinaan secara insentif dan terukur kepada perangkat daerah terkait.
Memberikan dukungan penuh baik dari aspek perencanaan,penganggaran maupun pengawasan.
Ia juga meminta kepada seluruh Kepala Puskesmas untuk tidak ragu dan tidak menunda.
"Siapkan diri, siapkan dokumen dan siapkan perubahan, karena ke depan kita ingin Puskesmas di kabupaten Murung Raya menjadi Puskesmas yang unggul, Mandiri dan berdaya saing sejalan dengan Visi Murung Raya HEBAT, " tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Mura dr. Suwirman Hutagalung, M. Si., mengatakan, BLUD Puskesmas menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa Puskesmas mampu meningkatkan mutu layanan,mempercepat pengambilan keputusan operasional serta memberikan layanan yang lebih cepat,tepat dan responsif kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa penerapan BLUD bukan sekedar perubahan sistem keuangan.
"Ini adalah transformasi sistem pelayanan publik, bukan hanya prosedur tetapi tentang kualitas layanan kepuasan masyarakat dan dampak nyata terhadap derajat kesehatan, "ujar Suwirman.
Ia berharap Kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi benar-benar menghasilkan langkah nyata dan implementasi di lapangan.
Ia juga memastikan bahwa setiap kebijakan yang sudah disusun dapat benar-benar Memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kita jadikan sosialisasi ini sebagai upaya bersama untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan yang lebih profesional responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, " pungkasnya.
*/editor Mei

Tidak ada komentar: