KORBAN SELAMAT DIEVAKUASI – Sejumlah ABK yang selamat bertahan di atas puing kapal perenggek ikan Mega Harapan usai mengalami kecelakaan laut di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Selasa (16/6/2026). Dalam peristiwa tersebut satu orang meninggal dunia, satu lainnya masih dalam pencarian, sementara lima ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas. (foto: istimewa)
PREDATOR.News, KOTABARU– Kecelakaan laut terjadi di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Sebuah kapal perenggek ikan bernama Mega Harapan yang membawa tujuh orang awak dilaporkan bertabrakan dengan kapal lain hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya masih hilang.
Berdasarkan laporan Polsek Pulau Laut Selatan, kapal tersebut berlayar dari arah Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung dengan membawa satu kapten kapal dan enam anak buah kapal (ABK).
Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhamad Alwi (40) selaku kapten kapal. Sementara seorang ABK bernama Gilang (23) hingga kini masih dalam pencarian setelah dinyatakan hilang dan diduga tenggelam.
Adapun lima korban lainnya berhasil selamat, yakni Bahruddin (43), Muhamad Soleh (26), Amiruddin (40), Alimuddin (43), dan Usman (34).
Dari keterangan para korban yang selamat, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba saat sebagian besar awak kapal sedang beristirahat. Empat orang diketahui sedang tidur, sementara satu orang lainnya sedang memasak di dalam kapal.
Korban yang selamat mengaku tidak mengetahui secara pasti proses tabrakan tersebut karena baru tersadar ketika sudah berada di dalam air.
Saat itu kondisi kapal diketahui telah terbelah menjadi dua bagian akibat benturan keras yang diduga terjadi dengan sebuah kapal penumpang berbahan besi berwarna putih biru.
"Korban yang selamat baru menyadari telah terjadi kecelakaan ketika mereka sudah mengapung di air dan melihat kapal dalam kondisi terbelah dua," demikian isi laporan kepolisian.
Sekitar pukul 13.00 WITA, lima korban selamat berhasil ditemukan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Mereka kemudian dievakuasi ke Desa Labuan Mas untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu, pencarian terhadap korban yang masih hilang terus dilakukan dengan melibatkan nelayan setempat menggunakan sejumlah kapal tradisional.
Pihak kepolisian bersama unsur terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan laut tersebut, termasuk mengidentifikasi kapal yang diduga terlibat dalam tabrakan.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap korban hilang masih terus berlangsung.
Penulis/Editor : Iyus
